Identifikasi Vein Eksplorasi Emas dari data IP

7-2

Data Hasil Modeling IP

Eksplorasi Emas memang membutuhkan berbagai kajian bidang keilmuan dari Pemetaan geologi, survey geofisika dan kajian lab yang semuanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain masalah waktu, biaya dan personil yang tidak sedikit belum lagi kegagalan yang kadang sering terjadi jika analisa dari survey berbagai bidang tersebut tidak maksimal dan tidak menunjukan hasil yang bagus.

Salah satu metode geofisika yang sering digunakan untuk identifikasi mineral terutama emas yaitu metode Resistivity-IP. Metode Resistivity-IP sendiri memanfaatkan aliran arus untuk diambil parameter kelistrikanya yang berhubungan dengan sifat fisis batuan dan karakternya.

Metode Resistivity-IP pada umumnya hanya mengukur tahanan jenis batuan dan daya serap sementara/sesaat dari batuan terhadap arus yang dialirkan ke dalam bumi. Beberapa alat yang sudah terbaru pengukuran metode Resistivity-IP ini langsung didapatkan 2 data yang menginformasikan adanya hubungan kelistrikan terhadap batuan di dalam bumi yaitu data Resistivity(tahan jenis batuan) dan Chargeability(Daya simpan sementara batuan terhadap arus listrik).

7-1

Interpretasi data untuk estimasi lokasi dan zonasi target

Penentuan zona keberadaan mineral atau emas dalam suatu batuan bisa diidentifikasi melalui beberapa kondisi geologinya dan sifat fisis batuanya dari data arus listrik yang sudah di kirimkan.

Untuk daerah emas yang diendapkan di suatu daerah anlisanya dari segi sedimentasinya(Skunder), sedangkan emas yang ada di daerah kondisi batuan yang asal(Primer) dilakukan analisa vein dan struktur).

Seisxplore Geosurvey, +6282114266358

Posted in ,