
Metode GPR sangat direkomendasikan untuk survey batubara di area rawa atau area yang mempunyai kondisi seperti kalimantan. Berbeda dengan metode lain seperti seismik, geolistrik dan lainya yang merupakan metode tidak langsung secara vertikal, GPR mempunyai resolusi yang tinggi. Batas perlapisan dan kemiringan yang di punyai batubara akan sangat mudah diidentifikasi. Metode Seismik kadang tidak bisa mencover area dangkal yang notabene merupakan area lapuk atau rawa dan membutuhkan biaya dan persiapan yang sangat mahal, begitupula geoslitrik tidak mempunya resolusi vertikal secara ketebalan untuk mengidentifikasi adanya kemenerusan yang jelas dan kemiringan.



Contoh di atas merupakan survey GPR di area rawa dengan gundulasi topografi yang relatif datar dan hanya bisa dilakukan oleh GPR karena areanya dominan rawa dan berair dan bergambut. Ketebalan dan kedalaman rawa dan gambutnya sendiri sangat jelas terlihat, bahkan kemiringan dan ketebalan batubaranya sendiri bisa terlihat dengan jelas yang sangat kontras dengan lapisan-lapisan sekitarnya.
Tinggalkan komentar