Seisxplore Survey

Konsultan Geofisika|Geologi|Geoteknik

  • BERANDA
  • JASA SURVEY
    • Proyek Resistivity-IP
    • Proyek GPR/Georadar
    • Proyek Magnetik
    • Proyek Seismik
    • Proyek Gravity/Gaya Berat
    • Proyek MT/Magnetotellurics
    • Proyek CSAMT
    • Service Alat
  • RENTAL ALAT
    • Geolistrik-IP
    • GPR-Georadar
    • Ground Magnetic-Magnet
    • Seismik
    • MT/CS AMT
  • PROPOSAL
  • KONTAK KAMI

recent posts

  • MENDETEKSI KEBERADAAN BETON DAN KONDISINYA DI BAWAH AIR
  • MENDETEKSI ADANYA RETAKAN, TULANGAN BETON, CRACK, KOROSI PADA STRUKTUR BETON
  • (tanpa judul)
  • Data GPR dan data Bor(SPT)
  • REPROCESSING ULTRAGPR DATA

about

Penyewaan alat, Jasa Survey dan Interpretasi Geofisika dan Geologi
  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram
  • Oasis Montaj: Pengolahan Data Georadar Lengkap di area sungai untuk kontruksi pedestrian dan Alur Sungai

    Oasis Montaj: Pengolahan Data Georadar Lengkap di area sungai untuk kontruksi pedestrian dan Alur Sungai

    Januari 1, 2023

    https://www.youtube.com/channel/UCZO5qsUBWm1hcmxdHkQsRyg

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • MITIGASI KEGAGALAN KONTRUKSI DARI ZONA LONGSOR DENGAN METODE GEORADAR

    MITIGASI KEGAGALAN KONTRUKSI DARI ZONA LONGSOR DENGAN METODE GEORADAR

    Januari 1, 2023

    https://www.youtube.com/channel/UCZO5qsUBWm1hcmxdHkQsRyg

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • MENGIDENTIFIKASI KEDALAMAN AIR DAN STRATIGRAFINYA DENGAN METODE GEORADAR

    MENGIDENTIFIKASI KEDALAMAN AIR DAN STRATIGRAFINYA DENGAN METODE GEORADAR

    Agustus 16, 2022

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • MENGUKUR DIMENSI KOLOM ATAU PONDASI KONTRUKSI JALAN LAYANG

    MENGUKUR DIMENSI KOLOM ATAU PONDASI KONTRUKSI JALAN LAYANG

    Agustus 16, 2022
    Gambar 1. Batas-batas pondasi terdeteksi di domain waktu

    pada gambar 1 ditampilkan radargram dengan identifikasi batas-batas kolom atau pancang dengan adanya penurunan hiperbola.

    Gambar 2. Batas-batas horizontal pondasi terdeteksi di domain waktu

    Pada gambar 2 terlihat adanya penyambungan batas-batas yang merupakan dimensi horizontal atau top pondasinya. Dimensi horizontal terlihat di sekitar 2.5m dari permukaan dengan lebar dimensi 5.5m.

    Gambar 3. Analisa dimensi lebar dan kedalaman dengan domain frekuensi

    Dengan menggunakan analisa frekuensi, batas horizontal dan vertikalnya terlihat lebih jelas dengan melihat warna merah yang dari atas ke bawah.

    Gambar 4. Batas-batas horizontal dan vertikal pondasi

    Dari gambar 4 terlihat dimensi totalnya, untuk kedalaman pondasi sekitar 2.6m dan lebar sekitar 5.6m.

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • KORELASI DATA BOR DENGAN DATA GEORADAR DENGAN ANALISA COMPLEX ATTRIBUTE

    KORELASI DATA BOR DENGAN DATA GEORADAR DENGAN ANALISA COMPLEX ATTRIBUTE

    Agustus 15, 2022

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • MENDETEKSI JALUR DAN RUTE TAMBANG EMAS RAKYAT DENGAN METODE GEORADAR

    MENDETEKSI JALUR DAN RUTE TAMBANG EMAS RAKYAT DENGAN METODE GEORADAR

    Agustus 12, 2022

    RAWA DATA GEORADAR

    Pada data georadar domain waktu tidak begitu jelas untuk melihat batas antar lapisan baik yang ada di permukaan maupun yang di bawah dengan kedalaman sampai 10m.

    ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN REAL PART OF COMPLEX RELATIVE PERMITIVITY
    ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN Q FACTOR
    ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN RESISTIVITY ATTRIBUTE
    ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN COMPLEX ATTRIBUTE
    ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN COMPLEX ATTRIBUTE
    ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN COMPLEX ATTRIBUTE

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • IDENTIFIKASI STRATIGRAFI DI SALURAN SUNGAI DENGAN METODE GEORADAR

    IDENTIFIKASI STRATIGRAFI DI SALURAN SUNGAI DENGAN METODE GEORADAR

    Agustus 11, 2022

    Metode georadar bukan hanya untuk kasus di darat bahkan untuk di air sekalipun bisa juga di lakukan pengukuran. Pengukuran georadar di area sungai atau air cukup menggunakan perahu atau rakit bambu baik di naiki atau hanya di jalankan dan ditarik dari ujung ke ujung.

    Parameter yang dilakukan harus sesuai dengan kecepatan tarikan atau kecepatan perahu sehingga bisa didapatkan data yang maksimal.

    Hasil diatas merupakan pengukuran di area saluran danau yang menggunakan perahu mesin dengan kecepatan sekitar 10m/s. Kedalaman yang dicari sekitar 40m untuk identifikasi lapisan keras sehingga bisa digunakan untuk data pemancangan. Dari data di atas tanah keras terdapat dikedalaman sekitar 15m ke bawah sampai kedalaman 40m sedangkan kedalaman 6m-15m merupakan tanah dengan porositas tinggi yang merupakan sedimentasi sungai, sedangkan lapisan top merupakan area sungai dan lapisan kedua dari lapisan biru merupakan lapisan sedimentasi yang relatif tidak stabil atau sedimentasi lumpur sebelum ketemu dengan lapisan sedimentasi sungainya.

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • IDENTIFIKASI PALEOCAHANEL UNTUK KONTRUKSI BENDUNGAN

    IDENTIFIKASI PALEOCAHANEL UNTUK KONTRUKSI BENDUNGAN

    Agustus 11, 2022

    paleochanel atau jalur air bawah tanah yang bisa merupakan jalur sungai purba, jalur gorong-gorong lama ataupun cavity yang dibangun pada zaman dulu. Identifikasinya hanya dengan identifikasi kemenerusan lapisan bawah permukaan. Contohnya pada gambar di atas dan di bawah yang dilakukan di jalur tanggul dan dibuat 2 lintasan secara berlawanan arahnya sehingga di dapatkan identifikasi zona lemah pada posisi yang sama dengan lebar sekitar 150m. Bukti adanya zona lemah dibawah permukaan adalah adanya amblasan yang terjadi di permukaanya secara terus menerus walaupun sudah dilakukan penimbunan dan pemancangan secara berkala. Ketidak mampuan data bor yang mengidentifikasi data di antara titik-titiknya mengakibatkan data di anggap rata dan menerus padahal titik yang tidak dilakukan pengeboran terjadi penurunan kekerasan yang signifikan. Data georadar sangat membantu korelasi data bor dan geoteknik secara menyeluruh untuk mencegah atau meminimalisir kerusakan kontruksi yang akan mendatang dan atau yang akan dilakukan.

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • IDENTIFIKASI PERLAPISAN DAN AMBLASAN AREA TANGGUL BENDUNGAN

    IDENTIFIKASI PERLAPISAN DAN AMBLASAN AREA TANGGUL BENDUNGAN

    Agustus 11, 2022
    gambar 1. RAW DATA LINTASAN L13 ARAH SELATAN KE UTARA

    Pada lintasan 13 hasil rawdata georadar hanya terlihat perbedaan amplitudo antara time 0-500 ns sampai 500ns-1600ns. Perbedaan itu menandakan adanya perbedaan lapisan tetapi batas antar lapisanya tidak terlalu jelas. Biasanya batas lapisan untuk data georadar ditandai dengan perbedaan amplitudo yang strong atau adanya reflektor yang jelas sehingga jelas antar lapisanya.

    Gambar 2. RAW DATA LINTASAN L14 ARAH UTARA KE SELATAN

    Lapisan 14 pada rawdata terlihat sama dengan lintasan 13 dengan adanya perbedaan amplitudo dengan batas di time 500 ns tetapi tidak secara reflektor sehingga penarikan batas antar lapisanya tidak bisa secara jelas.

    Gambar 3. ANALISA LINTASAN L13

    Pada hasil analisa lintasan 13 terlihat perbedaan beberapa batas lapisan yang di tandai dengan adanya perbedaan warna, yang pertama adalah warna merah jingga, kemudian warna hijau, di bawahnya ada warna biru tua, di bawahnya lagi ada warha hijau dan warna merah.

    Warna-warna itu menandakan adanya perlapisan yang berbeda. contoh warna merah jingga menandakan adanya pengerasan pada tanggul bendungan berupa paving block dan juga material pasir dan kerikil sedangkan warna hijau dengan kedalaman 4-5m merupakan lapisan urugan material tanah. Warna biru tua menandakan adanya lapisan dengan porositas tinggi dengan sebaran dari utara ke selatan dengan ketebalan dari 5-15m dan sampai 40m untuk jarak 50-250m. Untuk warna hijau dan merah menandakan lapisan lebih keras.

    Gambar 4. ANALISA LINTASAN L14

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
  • ANALISA DATA GEORADAR DENGAN VARIASI SAMPLING FREKUENSI

    ANALISA DATA GEORADAR DENGAN VARIASI SAMPLING FREKUENSI

    Juli 4, 2022

    Bagikan ini:

    • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
    • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
    Suka Memuat…
Halaman Sebelumnya Halaman Berikutnya

Blog di WordPress.com.

 

Memuat Komentar...
 

    • Berlangganan Langganan
      • Seisxplore Survey
      • Sudah punya akun WordPress.com? Login sekarang.
      • Seisxplore Survey
      • Berlangganan Langganan
      • Daftar
      • Masuk
      • Laporkan isi ini
      • Lihat situs dalam Pembaca
      • Kelola langganan
      • Ciutkan bilah ini
    %d