• Investigasi Rekatan dan Kebocoran pada Bendungan dengan Metode GPR
  • Eksplorasi di Daerah Rawa dan Ber air

    Metode GPR atau Georadar terutama RTA dengan frekuensi 25MHz sangat memunkginkan untuk eksplorasi rawa dan kondisi berair seperti komoditas batubara, pasir, endapan dan lainya yang relatif berbentuk sedimentasi.

    Alat GPR model ini tidak banyak digunakan karena tidak bayak di kenal tenaga ahli geologi atau tambang sehingga pemakaianya tidak begitu banyak. Untuk aplikasinya sangat membantu dan berguna sekali untuk area yang sulit dilakukan pengeboran atau survey lainya.

    Kontak Kami:

    Phone: +62-82114266358

    Email: roni12404027@gmail.com

  • Memetakan Pipa atau Kabel Existing dengan Metode GPR

    Metode GPR atau Ground Penetrating Radar merupakan metode geofisika yang secara teknis tidak secara langsung menyentuh objek atau dengan kata lain hanya mengukur di permukaan dan bisa di dapatkan respon bawah permukaan seperti indikasi pipa, kabel, boulder, concrete, lapisan dan lainya.

    Identifikasi utilitas atau objek silinder bawah permukaan dengan kedalaman yang dangkal (antara 0-5m) sangat efektif menggunakan alat ini karena secara real time bisa di lihat indikasinya. Beragam frekuensi dalam alat GPR yang berbeda peruntukanya, untuk kedalaman yang dangkal bisa menggunakan frekuensi 100MHz sampai 600MHz. Untuk kedalaman yang lebih dari itu bisa menggunakan frekuensi <100MHz.

  • Eksplorasi Batubara dengan metode Georadar atau GPR

    Data georadar diambil dengan menggunakan ProEX dengan frekuensi 25 MHz dan juga bisa menggunakan UltraGPR dengan multi frekuensi dengan kedalaman 60-120m. Teknis pengambilan data Georadar dapat dilakukan dengan time based atau keyboard based. Untuk lintasan yang bersih, misalkan tidak ada variasi topografi yang signifikan dapat dilakukan dengan cara time based. Sementara pada daerah dengan topografi yang signifikan seperti sebaiknya dilakukan dengan keyboard based. Data Georadar yang telah diambil dapat dilihat langsung hasilnya secara kasar, dan dapat ditentukan apakah perlu dilakukan pengukuran ulang atau tidak. Pengnambilan data dilakukan dengan 2 cara yaitu secara menerusan dan statis. Secara menerus mengukur sepanjang lintasan yang sudah disiapkan sedangkan pengukuran statis dilakukan di suatu titik tertentu untuk mengontrol data secara vertikal.

    Pengolahan data dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap pengolahan data di lapangan( field processing) sedangkan tahap kedua tahap final(advance processing). Tahap pengoalahan data pertama bisa dilakukan secara bertahap setelah data pengukuran sudah selesai diambil untuk mengetahui data sudah layak dilakukan proses lanjut atau harus diulang, sedangkan tahap kedua yaitu tahap interpretasi dalam bawah permukaan berupa interpretasi lapisan, batas lapisan,kemenerusan secara lateral dan vertikal dan juga gambaran sebaran secara 3-D.Dalam identifikasi batubara interpretasi yang penting dilakukan adalah memisahkan seam-seam batubara yang relatif banyak dan kalaupun tidak terlalu banyak akan mempermudah interpretasi. Pola diping batubara dan perlapisan batuan akan menjadi konsen penting dalam melihat kemenerusan batubara apakah ada struktur yang menyebabkan tidak menerus atau lainya dalam hal ini dibutuhkan data tambahan seperti data diping batubara, data log atau data geologi lain untuk menunjang interpretasi.

  • Investigasi Sumber Mata Air dengan Metode Geolistrik GeoResist

    metode geolistrik membantu menginvestigasi adanya sumber mata air, air permukaan ataupun akuifer yang ketiganya mempunyai ciri khas baik dalam karakter strukturnya atau lokasi keberadaanya.

    Alat yang digunakan menggunakan alat single channel dengan dibuatkan switchbox sehingga bisa dilakukan pengukuran 2-D. Injeksi arus listriknya dilakukan secara manual tetapi akurasinya tidak jauh berbeda jika alatnya rutin di kalibrasi dengan alat-alat yang lebih bagus sensitifitasnya. Sebelum dilakukan pengukuran dilakukan terlebih dahulu survey tinjau untuk melihat struktur, pola sedimentasi dan topografinya sehingga kita bisa mengklasifikasi model air apa yang terkandung di bawah permukaan.

    Kontak Kami:

    CP: Roni

    Phone: 082114266358

    Email: roni12404027@gmail.com

  • PENYEWAAN ALAT DAN SPESIFIKASI ALAT MAGNETOMETER GSM-19T DARI GEM SYSTEM

    Spesifikasi Alat:

    Performance

    Sensitivity: 0.15 nT @ 1 reading per sec.

    0.05 nT @ 1 reading every 4 sec.

    Resolution: 0.01 nT

    Absolute Accuracy: 0.1 nT @ 1 Hz

    Dynamic Range: 20,000 to 120,000 nT

    Gradient Tolerance: over 7000 nT/m

    Samples at: 60+, 5, 4, 3, 2, 1, 0.5 sec

    Operating Temperature: -40°C to +50°C

    Operating Modes

    Manual: coordinates, time, date and reading stored automatically (GSM-19T: 3s, 19TW: 0.5s, 19TGW: 0.5s)

    Base Station: time, date and reading stored at 3(or 0.5) to 60 second intervals

    Remote Control: optional remote control using RS-232 interface Input/Output: RS-232 using 6-pin weatherproof connector with USB adapter.

    Memory – (# of Readings in millions)

    Mobile: 1.4M, Base Station: 5.3M Gradiometer: 1.2M, Walking Mag: 2.6M

    Dimensions & Weights

    Console: 223 x 69 x 240 mm (8x3x9.5 in) Console:2.1 kg (4.6 lbs) Sensor and Staff Assembly:2.2 kg (4.8 lbs)

    Standard Components

    GSM-19T console, GEMLink+ software, battery, harness, charger, sensor with cable, RS-232 cable and USB adapter, staff, instruction manual and shipping case.

    Kontak kami:

    CP: Roni

    HP: 082114266358

    Email: roni12404027@gmail.com

  • DI SEWAKAN DAN SPESIFIKASI SUPERSTING RESISTIVITY-IP METER R8

    Product Details

    ItemDescription
    Measurement ModesApparent resistivity, resistance, induced polarization (IP), SP, and battery voltage.
    Measurement Range+/- 10Vp-p.
    Measuring ResolutionMax 30 nV—depends on voltage level.
    Screen Resolution4 digits in engineering notation.
    Transmitter200W internal transmitter. 5kW, 10kW and 15kW external transmitters also available (see separate brochure).
    Output Current1 – 2000 mA continuous, measured to high accuracy.
    Output Voltage800 Vp-p—actual electrode voltage depends on transmitted current and ground resistivity.
    Input ChannelsFive models available—8-, 6-, 4-, 2-, or 1-channel.
    Input Gain RangingAutomatic—always uses full dynamic range of receiver.
    Input Impedance>150 MOhm.
    SP CompensationAutomatic cancellation of SP voltages during resistivity measurement. Constant and linearly varying SP cancels completely (V/I and IP measurements).
    Type Of IP MeasurementTime domain chargeability (M). Six time slots measured and stored in memory.
    IP Current TransmissionON+, OFF, ON-, OFF.
    IP Cycle Times0.5, 1, 2, 4, and 8 s.
    Measure CyclesRunning average of measurement displayed after each cycle. Automatic cycle stops when reading errors fall below user set limit or user set max cycles are done.
    Resistivity Cycle TimesBasic measure time is 0.2, 0.4, 0.8, 1.2, 3.6, 7.2, or 14.4 s as selected by user via keyboard. Autoranging and commutation adds about 1.4 s.
    Signal ProcessingContinuous averaging after each complete cycle. Noise errors calculated and displayed as percentage of reading. Reading displayed as resistance (dV/I) and apparent resistivity (ohmm or ohmft). Resistivity is calculated using user-entered electrode distances.
    Noise SuppressionBetter than 100 dB at f >20 Hz.Better than 120 dB at power line frequencies (16 2/3, 20, 50, and 60 Hz) for measurement cycles of 1.2 s and above.
    Total AccuracyBetter than 1% of reading in most cases (lab measurements). Field measurement accuracy depends on ground noise and resistivity.Instrument will calculate and display running estimate of measuring accuracy.
    System CalibrationCalibration is done digitally by the microprocessor based on correction values stored in memory.
    Supported ConfigurationsIn manual mode: Resistance, Schlumberger, Wenner, dipole-dipole, pole-dipole, and pole-pole.In automatic mode: Any configuration can be programmed via command file.
    Operating SystemStored in reprogrammable flash memory. Updated versions can be downloaded from our website and stored in the flash memory.
    Data StorageFull resolution reading average and error are stored along with user-entered coordinates and time of day for each measurement. Storage is effected automatically in a job-oriented file system.
    Data DisplayApparent resistivity (ohmmeter), current intensity (mA), and measured voltage (mV) are displayed and stored in memory for each measurement.Data can also be displayed on an Android device in real time as bright color pseudosections, IP curves, transmitter/receiver plot, contact resistance measurements, and more.
    Memory CapacityVirtually unlimited data storage in real time on controlling Android device.The internal SuperSting memory can store more than 79,000 measurements (resistivity mode) and more than 26,000 measurements in combined resistivity/IP mode.
    Data TransmissionData can be instantaneously transferred from the Android device by email or by file transfer from the Android device USB port. RS-232C channel available to dump data from instrument to a Windows-type computer on user command.
    Automatic Multi-ElectrodesThe SuperSting is designed to run dipole-dipole, pole-dipole, pole-pole, gradient, Wenner, and Schlumberger surveys including roll-along surveys completely automatic with the patented Dual Mode Automatic Multi-Electrode system (U.S. Patent 6,404,203) or a passive electrode cable system. The SuperSting can run any other array by using user-programmed command files. These are ASCII files that can be created using a regular text editor. The command files are uploaded to the SuperSting RAM memory and can at any time be recalled and run as a survey.
    User Controls20-key-tactile, weatherproof keyboard with numeric entry keys and function keys.On/Off switch.Measure button integrated within main keyboard.LCD night-light switch (push to illuminate).Keyboard and LCD are mirrored to an Android™ device using Wi-Fi® technology for easy remote control of the SuperSting.
    DisplayGraphics LCD display (16 lines x 30 characters) with night-light.Android mobile phone screen (7”) or 10” Android tablet with bright color AMOLED display.
    Power Supply, Field12V or 2x12V DC external power—connector on front panel.Optional AC/DC power supply and motor generator.
    Power Supply, OfficeDC power supply.
    Operating TimeDepends on survey conditions and size of battery used. Internal circuitry in auto-mode adjusts current to save energy.
    Operating Temperature-20 to +50°C when controlled by your Android device (phone or tablet). The instrument LCD screen fades out at -5ºC, but the instrument continues to function normally by your Android phone, kept warm in your pocket
    Weight10.9 kg (24 lbs.).
    DimensionsWidth: 184 mm (7.25″).Length: 406 mm (16″).Height: 273 mm (10.75″).

    Kontak kami:

    CP: Roni

    HP: 082114266358

    Email: roni12404027@gmail.com

  • Menyewakan dan Spesifikasi Alat GPR IDS 600MHz

    IDS-GPR ANTENNA 600 MHz Vertical Survey (TR600V)

    Product Details

    RADAR CONTROL UNIT

    IDS menyediakan peralatan yang terkonfigurasi terhadap permintaan dari pengguna. Jenis radar RIS-K2 Radar Control Unit (DAD – 1CH, DAD – 2CH/MCH or DAD – 4CH/MCH) merupakan suatu terobosan baru dari produk yang ditawarkan dengan perkembangan teknologi radar yang semakin maju. Control Unit ini dapat disambungkan ke antenna IDS berbagai model untuk melihat situasi dangkal hingga dalam di bawah permukaan tanah dengan dilengkapi reolusi tinggi hingga rendah. Pengumpulan data dapat ditunjukkan secara cepat menggunakan software tertentu untuk lebih mencakup peforma yang maksimum. Karakter sistem utamanya adalah mudah dalam penggunaan, dapat di-upgradecompatible dengan GPS, ukuran kompak, ringan, dan remote assistance.

    System

    Compatible with all IDS TR Single Antenna

    Pulse Repetition Frequency        : 400 KHz

    Scan Rate                                            : Up to 850 Scans/Sec

    Range                                                   : Up to 9999 nsec.

    Number of samples per scan      : 128-8192

    Sample size                                        : 16 bit

    Resolution                                          : better than 5psec

    Stacking                                              : up to 32768 scans, automatic or user selectable

    Ports                                                     : ANTENNA 1, WHEEL, LAN, BATTERY

    Maximum number of connectable antennas : 1

    Maximum number channel         : 1 channel

    Data collection                                  : Survey wheel driven or continuous motion profiling

    CE compliant

    DAD Mechanical and Operational

    Dimension          : 17 cm x 22 cm x 5.5 cm

    Weight                 : 1.2 Kg

    Power Supply    : 12V ± 10%

    Water and dust proof (IP 65)

    Maximum power consumption (data collection) : 8 W

    RADAR ANTENNA

    Antenna

    Type                      : Shielded Dipole

    Frequency          : 600 MHz

    Supplied with anchor plate for Antenna drag kit

    Relative Humidity     

    <90% (non condensing)

    Rain Proof (IP 65 in request)

    Dimension

    20 cm x 26 xm x 20 xm

    Weight                 : 3 Kg

    RADAR ACCESSORIES

    Survey Wheel Kit (WHE50)

    Wheel with 17 cm of diameter

    Mechanical support for antenna side

    Connection cable

    Dimension          : 11 cm x 6 cm x 3 cm

    Weight                 : 0.9 Kg

    Relative humidity : <90% (non-condesing)

    Rain Proof IP 65

    HIP Chain Encoder (HCE)

    For unshielded antennas

    Metric walktax distance measurer m/dm

    Feet walktax distance measurer feet/inch

    Real cotton thread reels, 10-pack

    Dimension          : 15 cm x 8 cm x 9 cm

    Weight                 : 0.5 Kg

    Relative humidity : <90% (non-condensing)

    Shipping Box (SHI-BOX)

    It contains No.1 DAD, No.1 Antenna, various accessories

    Dimensions        : 80 cm x 50 cm x 30 cm

    Weight                 : 80 cm x 50 cm x 30 cm

    IP 65

    Back Pack Kit for Acquisition (BP)

    Kit for DAD control unit

    Dimension          : 60 cm x 35 cm x 30 cm

    Weight                 : 0.35 Kg

    Metallic support for laptop

    Safety belt

  • Pengukuran Microgravity menggunakan Scintrex CG-5

    Metode microgravity merupakan metode yang pada dasarnya survey gravity tetapi pelaksanaanya sedikit berbeda seperti spasi antar titik yang relatif rapat, target yang dicari lebih kecil dimensinya dan juga area yang disurvey relatif lebih kecil.

    Survey microgravity banyak digunakan dalam pekerjaan kontruksi dan bidang sipil yang bertujuan untuk mengidentifikasi adanya objek-objek bawah permukaan dengan pendekatan nilai densitasnya.

    Alat yang digunakan merupakan merk Scintrex dengan spesifikasi yang relatif berbeda dengan alat lain seperti Lacoste Rosberg karena di alat Scintrex sudah terkalibrasi koreksi pasang surut dan drift nya sehingga dalam pengolahan datanya relatif lebih mudah.

    Kontak Kami:

    CP: Roni

    Phone: 082114266358

    Email: roni12404027@gmail.com

  • ESTIMASI SEBARAN DENSITAS DATA MICROGRAVITY UNTUK BIDANG SIPIL DAN KONTRUKSI

    Di bidang sipil dan kontruksi erat kaitanya dengan kekerasan dan kekuatan lapisan bawah permukaan atau sedimen dan parameter yang sering dibutuhkan adalah densitas yang berhubungan dengan kekerasan batuan. Untuk mendapatkan nilai densitas ini bisa dilakukan uji lab dari data sampel bor atau pengukuran geofisika seperti survey gaya berat atau metode gravity. Kebutuhan di area kontruksi biasanya tidaklah luas sehingga dibutuhkan cakupan kedalaman yang relatif dangkal dan spasi antar titiknya rapat. Dalam eksplorasi pertambangan dan perminyakan spasi antar titik biasanya lebih dari 500m sedangkan untuk bidang sipil dan kontruksi sekitar 25m atau kurang.

    Pemodelan densitas ini didapatkan dari proses inversi yang didapatkan dari anomaly bouguer. Hasil pemodelan densitas ini akan di korelasikan dan digunakan untuk penentuan kerangka model kontruksi seperti pemancangan, pondasi dan lainya.

    Kontak Kami:

    Phone: +62-82114266358

    Email: roni12404027@gmail.com